1 Rawat rambut dengan produk perawatan yang tepat Ilustrasi produk perawatan rambut untuk pria (pexels/Scandinavian Biolabs) Rambut lepek saat memakai peci juga bisa disebabkan oleh kondisi rambut yang kurang baik. Kamu bisa mengurangi rambut lepek dengan memastikan rambut kamu bersih dan sehat melalui pemilihan produk perawatan rambut yang
Cara menggunakan dan mengucapkan Salam dengan benar. 1. Dalam Keadaan berhenti. maka tangan di kembalikan secara cepat ke sikap sempurna kembali. b. Memakai Peci/songkok/baret. Pelaksanaan sama dengan no.1.a. perlu ditambah sedikit, yakni jari tengah dan telunjuk mengenai tepi bawah dan peci setinggi pelipis. c. Memakai Peci yang ada
Blogdummy yang efektif adalah beda domain atau sub domain, beda IP address antara blog utama dengan blog dummy. Misalnya kalau blog utama memakai sub domain gratisan seperti blogspot maka blog dummy harus memakai wordpress, blog.com, blogdetik, dsb. Jika menggunakan domain sendiri plus hosting sendiri bisa menggunakan layanan blog gratis atau
Apakahitu Umrah? Definisi Tentang Umrah Umrah adalah sebuah bentuk ibadah yang berupa kunjungan (ziarah) ke Tanah Suci di Makkah, yang mana di dalamnya itu terdapat tata cara yang musti dipatuhi dan dilaksanakan, supaya ibadah yang dilakukan itu benar (sesuai aturan) dan sah. Karena tata cara umrah merupakan bagian dari haji, oleh karena itu umrah juga disebut dengan
Menurutdia, Bung Karno biasa memakai setelan jas dengan tanda kepangkatan simbol militer dan peci hitam. Selama menjadi presiden, ada atribut busana unik itu selalu dipakainya bahkan hingga
berikut ini merupakan tahap awal proses perancangan kerajinan kecuali. Beranda Article Inilah Cara Terbaik Mencuci dan Merawat Peci Agar Harum dan Awet Diupload pada 22 May 2019, 1035 AM Smart Laundry Peci merupakan salah satu perlengkapan ibadah yang harus dijaga kebersihannya. Sayang, serangan keringat yang menempel di kepala dan cara perawatan peci yang salah membuat peci jadi tercium bau apek. Tentu kondisi ini akan mengganggu kekhusyukan ibadah. Nah Smart Mom, agar ibadah suami dan Si Kecil jadi lebih maksimal dengan peci yang selalu harum, berikut merupakan trik mencuci dan merawat peci yang tepat. Kenali bahan dari peci tersebut. Misalnya peci kain, yang dikenal juga sebagai peci haji. Ada juga peci beludru, atau dikenal juga dengan sebutan songkok. Untuk peci beludru, sebaiknya tidak dicuci dengan mesin cuci. Cukup direndam dalam air larutan deterjen, kemudian digosok lembut bagian dalamnya. Setelah itu, baru dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Peci bludru bisa disikat bagian luarnya dalam kondisi kering dengan menggunakan sikat semir. Untuk peci berbahan kain, bisa dicuci seperti biasa. Menggunakan mesin cuci, atau dicuci dengan cara manual. Setelah itu, keringkan dengan cara dijemur diangin-anginkan di ruangan terbuka. Selalu gunakan deterjen yang mampu menjaga peci suami dan Si Kecil tetap lembut, bersih dan warnanya tetap cerah, seperti deterjen Attack Anti Bau Plus Softener. Deterjen ini dilengkapi dengan fitur anti bakteri yang mampu menghalau bakteri penyebab bau apek, dan menjaga peci selalu harum sepanjang hari. Untuk perawatan, peci bludru sebaiknya tidak sering dicuci, cukup 1 minggu sekali dan simpan dengan cara digantungkan saat tidak digunakan. Sementara untuk peci kain, cara perawatannya sama, yakni disimpan dengan cara digantungkan dan bisa dicuci sesuai dengan kebutuhan. Tapi ingat, jangan terlalu keras saat dikucek karena elastisitas bahannya bisa berkurang. Ibadah Smart Mom dan keluarga menjadi nyaman dengan peci yang bersih dan harum. Artikel Lainnya Lihat Semua Artikel Bahaya Memakai Baju yang Tidak KeringMusim hujan sudah tiba, dan akhir-akhir ini Smart Mom mungkin dibuat pusing oleh masalah jemuran yang susah kering. Padahal, banyak dari jemuran tersebut adalah baju yang digunakan secara teratur seperti seragam sekolah si kecil maupun baju kerja Smart Mom atau suami. Kalau Smart Mom punya mesin pengering, hal ini barangkali tidak jadi masalah besar. Tapi, bagaimana dengan Smart Mom yang tidak punya mesin pengering? Apakah baju yang masih belum kering tersebut harus dipaksa dipakaikan pada anak, suami, atau Smart Mom sendiri? Aduh, jangan sampai! Soalnya, ternyata ada berbagai masalah kesehatan yang bisa timbul karena mengenakan baju yang belum kering lho Smart Mom! Risiko Memakai Baju yang Belum Kering Memaksakan memakai pakaian yang masih belum kering bukan hanya bisa mengganggu karena bau apek yang tentu tidak sedap untuk dihirup, tapi juga kenyamanan pada tubuh. Belum lagi, banyak bakteri dan kuman yang mengancam untuk menempel pada baju yang tidak kering tersebut. Dan tahukah Smart Mom kalau pakaian yang masih basah tersebut rupanya juga bisa menimbulkan masalah kesehatan? Bahkan, hal tersebut bisa mengakibatkan terjadinya penyakit maupun infeksi yang tidak disadari kehadirannya. Risiko mengenakan baju yang tidak kering terhadap kesehatan sebenarnya sudah dibuktikan secara ilmiah, Smart Mom. Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Wake Forest University School of Medicine North Carolina, tepatnya mengenai prevalensi masalah kulit serta faktor risiko yang terkait di kalangan pekerja pertanian keturunan Latino. Berdasarkan penelitian, ditemukan adanya lebih dari sepertiga partisipan yang melaporkan masalah pada kulit mereka, termasuk jamur kuku dan kulit, jerawat, benjolan, sengatan matahari, ruam, gatal, kapalan, serta gigitan serangga. Nah, walaupun temuan penelitian tersebut diperoleh berdasarkan survei di kalangan petani di North Carolina, Amerika Serikat, temuan tersebut dapat digeneralisasi bagi semua orang di seluruh dunia, tak peduli apa pekerjaan mereka. Lebih lanjut lagi, beberapa risiko kesehatan yang timbul dengan mengenakan baju yang masih basah – meskipun hanya sedikit basah sekalipun – juga meliputi masalah berikut ini. Infeksi kurap Kurap merupakan infeksi jamur yang menyerang kulit dan kuku. Gejalanya yang paling mudah dikenali adalah munculnya ruam dan rasa gatal pada bagian yang mengalami kemerahan. Kurap sendiri bisa menginfeksi kaki, tangan, kuku kaki, maupun kuku jari tangan. Bahkan, kulit kepala, pangkal paha, pantat, maupun paha bagian dalam bisa terinfeksi. Jamur penyebab kurap dapat tumbuh subur di lingkungan yang lembab, termasuk pada pakaian yang masih basah. Jadi, risiko serangan kurap jelas makin tinggi jika Smart Mom memaksa memakai baju yang belum kering. Memperparah eksim Eksim adalah penyakit kronis yang dapat mengakibatkan kulit menjadi merah dan terasa sangat gatal. Garukan terus-menerus karena eksim bahkan bisa menyebabkan luka, yang berujung pada komplikasi, misalnya infeksi bakteri. Kalau Smart Mom atau anggota keluarga ada yang memiliki kondisi ini, Smart Mom perlu tahu bahwa ada beberapa hal yang bisa memperparah eksim yang diderita. Contohnya kelembaban berlebihan yang bisa disebabkan oleh keringat berlebih, pakaian ketat, dan pastinya baju yang masih basah. Jerawat badan Tahukah Smart Mom kalau jerawat bisa menyerang bukan hanya wajah, tapi juga badan? Bahkan, jerawat di badan paling sering diakibatkan oleh pakaian basah karena kondisinya yang lembab. Belum lagi, kelembaban tersebut bercampur dengan panas sehingga mengakibatkan produksi sebum atau minyak pada kulit yang berlebih. Karena itu, jerawat tubuh pun muncul. Terbakar sinar matahari Pada dasarnya, pakaian berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh, baik dari panas maupun dingin. Nah, berbicara soal perlindungan dari panas, beberapa jenis pakaian tertentu bahkan bisa bantu meminimalisir risiko paparan sinar ultraviolet UV dari sinar matahari yang berbahaya. Jika pakaian basah, maka perlindungan dari UV juga jadi lebih sedikit karena beberapa sifat perlindungannya yang menghilang. Risiko infeksi jamur Selain jamur kurap, ada berbagai jenis jamur lainnya yang mengancam tubuh Smart Mom dengan memaksa memakai baju basah, seperti jamur Candida albicans. Infeksi karena jenis jamur yang satu ini umum terjadi pada bagian tubuh yang kondisi kulitnya memang secara alami lembab, seperti kemaluan pria maupun wanita, dan bagian mulut. Jika disepelekan dan tidak ditangani dengan baik, infeksi jamur pada kemaluan bisa mengakibatkan komplikasi yang memerlukan perawatan dalam jangka panjang. Jadi, agar Smart Mom dan keluarga nyaman beraktivitas walaupun di musim hujan, pastikan kondisi pakaian selalu kering total sebelum dikenakan, ya! Di samping itu, cegah bau tak sedap yang umum dialami selama musim hujan dengan mencucinya menggunakan detejen Attack Anti Bau yang dipadukan dengan pewangi sekaligus pelembut Attack Fresh Up. Paduan keduanya tidak hanya akan membuat pakaian bebas bau, tapi juga terlindung dari pertumbuhan kuman penyebab bau dan memberikan wangi segar yang tahan 48 jam. Diupload pada 6 January 2020 Smart Laundry Hati-Hati, Ternyata Beberapa Jenis Hijab Ini Tidak Perlu DisetrikaUntuk Smart Mom yang berhijab, biasanya hijab dengan bahan yang adem dan lentur jadi pilihan favorit Smart Mom. Sebab, hijab yang terbuat dari bahan tersebut memberikan kenyamanan maksimal saat dikenakan untuk aktivitas seharian penuh, serta kemudahan dalam mengatur hijab agar selalu terlihat rapi ketika dikenakan. Hanya saja, tak peduli secantik apa warna maupun motif pada hijab, tentunya jadi percuma kalau Smart Mom tidak bisa merawatnya dengan baik, dong. Perawatan hijab sendiri termasuk cara mencucinya, cara penyimpanan, maupun apakah kain hijab yang digunakan bisa disetrika atau tidak. Soalnya, ada beberapa jenis kain hijab yang justru akan rusak kalau Smart Mom menyetrikanya, lho! Wolpeach Wolfis Jenis kain yang satu ini bukan hanya digunakan untuk hijab, tapi juga untuk fashion item lainnya. Misalnya gamis, blus, dan kemeja. Kain ini pada dasarnya adalah perpaduan kain sutra dan katun dengan tambahan serat sintetis. Sifat kain ini “jatuh”, mirip seperti ceruti atau chiffon, namun wolfis lebih tebal sehingga tidak menerawang. Meskipun ada kandungan serat katunnya, kain wolfis juga punya serat sutra yang membuatnya jadi cukup tricky kalau Smart Mom ingin menyetrikanya. Idealnya, kain sutra hanya boleh disetrika dengan pengaturan suhu paling rendah kalau memang dibutuhkan. Jika disimpan dengan benar dengan cara digantung, malah kain sutra tidak perlu disetrika sama sekali. Kalau begitu, bagaimana jika jilbab berkerut? Smart Mom bisa atasi tanpa setrika, kok. Cukup gantung hijab wolfis di dalam kamar mandi ketika Smart Mom mandi apalagi mandi dengan shower. Soalnya, kelembaban di dalam kamar mandi dikenal bisa bantu singkirkan kerutan pada mayoritas kain yang mengandung serat sutra. Katun Shimmer Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, kain yang satu ini merupakan salah satu varian dari kain katun. Hanya saja, kain ini punya permukaan yang agak berkilau alias shimmering, jadi dinamakan katun shimmer. Lembutnya bahan katun ini membuatnya anti kusut, terutama dengan cara penyimpanan yang tepat dan hindari melipatnya. Karena itu, hijab dari kain katun shimmer ini tidak perlu Smart Mom setrika lagi. Mudah, ya? Bubble Crepe Sekilas, kain bubble crepe mirip dengan kain diamond italiano. Hanya saja, bahan bubble crepe punya tekstur yang terlihat lebih kasar dibandingkan diamond italiano. Meski begitu, jangan sampai penampilannya menipu Smart Mom, ya! Soalnya, kain bubble wrap terasa halus ketika dipegang, kok! Di samping itu, jenis kain hijab yang satu ini juga tidak gampang kusut dan sangat lentur dengan sifatnya yang mudah “jatuh” seperti kain wolfis. Karena itu, kain bubble crepe sering jadi pilihan untuk pashmina. Maxmara Bahan maxmara ini sekilas mirip dengan satin, namun teksturnya terasa lebih lembut. Kalau Smart Mom paling suka mengenakan printed scarf alias hijab dengan beragam motif yang di-print, biasanya kain maxmara ini jadi bahan yang dipilih. Permukaan kain maxmara nampak berkilau sehingga mampu memberikan kesan glamor. Dengan beragam corak warna yang bisa dibilang tak ada batasnya, terutama untuk hijab print, tentu Smart Mom bisa bebas pilih sesuai selera, dong! Apalagi, jenis kain ini tidak perlu disetrika. Voal Hijab voal bisa dibilang merupakan pilihan hijab paling populer dan kekinian saat ini. Sebenarnya, voal merupakan salah satu jenis katun, namun serat-seratnya cukup longgar dan lebih tipis, sehingga sangat nyaman dikenakan di siang hari sekalipun. Di samping itu, hijab voal juga tidak menerawang. Jenis kain yang satu ini juga sangat dikenal sebagai pilihan yang mudah diatur serta tidak mudah kusut, Jadi, Smart Mom jelas tidak perlu pusing-pusing memikirkan bagaimana cara menyetrikanya, kan/ Soalnya, hijab voal sama sekali tidak perlu diseterika, lho! Kain bahan hijab terkenal akan warna-warninya yang cantik serta karakteristiknya yang lembut. Karena itu, Smart Mom perlu memilih deterjen yang bisa menjaga warnanya tetap cerah, membersihkan noda dan kotoran, serta menjaga kualitas serat kain agar tidak rusak. Belum lagi, pilih juga deterjen yang bisa bantu hilangkan bau keringat setelah hijab dikenakan seharian, dan tidak menimbulkan bau tak sedap setelah dicuci maupun dijemur. Untuk itulah Smart Mom perlu memilih Attack Batik Care sebagai deterjen untuk membersihkan dan merawat hijab-hijab cantik kesayangan Smart Mom. Eits, jangan bingung dulu karena Attack Batik Care diformulasikan secara khusus untuk kain halus dan lembut, termasuk sutra, satin, katun, dan berbagai jenis kain hijab favorit Smart Mom, lho! Diupload pada 6 January 2020 Smart Laundry Rawat Gaun Beludru Smart Mom Yuk!Pada beberapa tahun terakhir, tidak banyak pakaian wanita atau gaun yang memakai bahan beludru, tetapi gaun ini kembali dilirik para pesohor Hollywood. Bila Smart Mom memiliki gaun yang terbuat dari beludru, ada perlakuan khusus agar permukaan gaun tetap halus dengan warna yang Gaun yang terbuat dari beludru sebaiknya tidak sering dicuci. Jika Smart Mom menemukan ada sedikit kotoran, bersihkan hanya pada bagian yang kotor. Setelah itu, semprot gaun dengan pengharum pakaian dan Jika yang Smart Mom miliki adalah gaun beludru warisan bunda tercinta, maka gaun tersebut tidak boleh dibersihkan dengan proses dry cleaning karena akan merusak Jika sudah waktunya dicuci, rendam gaun beludru pada air dingin yang telah diberi deterjen lembut berbentuk cair. Tak perlu direndam terlalu lama, segera cuci dengan tangan dengan lembut. Bilas dengan air dingin. Peras perlahan lalu gantung di tempat yang tidak terkena sinar matahari Jika Smart Mom menemukan noda yang sulit hilang hanya dengan menguceknya, Smart Mom bisa memakai sikat gigi halus dan menggosok pelan pada bagian yang bernoda. Lalu ikuti langkah pada point Gaun beludru sebaiknya tidak mengalami proses setrika dan pemanasan. Jika Smart Mom ingin gaun lebih rapi, serahkan pada petugas dry cleaning profesional, tetapi jika gaun Smart Mom berusia tua, proses ini tidak boleh Ingat untuk selalu mencuci gaun beludru dengan tangan. Mencuci beludru dengan mesin cuci hanya akan merusak serat dan permukaan gaun Smart Mom. Diupload pada 14 September 2017 Smart Laundry
Rambut lepek memang menjadi salah satu pengempang bikin pria kerjakan tampil keren. Selain karena pendayagunaan barang yang tidak tepat, surai lepek kembali bisa terjadi karena memakai pengunci superior sebagai halnya topi, helm ataupun kopiah dalam waktu nan pas lama. Rambut lepek bisa dialami oleh siapa saja. Tetapi antap belaka, setiap pria tentu bisa memintasi rambut lepek dengan cara yang mudah. Untuk tujuh cara ini agar bulu enggak lepek detik memakai peci Rambut lepek memang boleh terjadi kapan tetapi secara lain sadar. Supaya demikian, setiap adam dapat kok, dengan cepat mengendalikan kondisi bukan mengenakan tersebut sehingga tampilan menjadi prima kembali. Karuan engkau setuju kan, bahwa bulu bukan tetapi menjadi mahkota bagi wanita? Karena para pria sekali lagi mengangankan tampilan bulu yang sehat, berkilau dan beres apalagi kalau harus menghadiri acara istimewa. Oleh karena itu, jangan biarkan rambut lepek terjadi padamu malar-malar setelah menggunakan peci. Supaya rambut kamu taat kelihatan bagus, coba lakukan cara agar rambut tidak lepek berikut ini, yuk! 1. Keramas rambut memakai shampo yang tepat dan bilas sampai bersih Keramas bulu memakai shampo nan tepat dan bilas hingga bersih Foto Freepik Rambut lepek dapat disebabkan karena kondisi rambut nan cemar. Maka berpokok itu, supaya rambut maskulin tegar bagus meski mutakadim mengaryakan kopiah, jangan lupa untuk keramas terlebih dahulu memperalat shampo yang tepat dan mampu memberikan kesegaran tahan lama pada kulit pemimpin setakat batang rambut. Selain melembarkan jenis shampo pria nan tepat, jangan lupa bagi mengirai bulu sebatas benar-sopan tulus tanpa ada sisa shampo sedikitpun. Pasalnya, jika masih ada sisa shampo nan menempel di kuit pemimpin maupun layon surai justru boleh menimbulkan gangguan kesehatan misalnya mengerinyau-gatal dan iritasi. Baca pun Menjelang Lebaran, Ini 7 Shampo bagi Rambut Lepek Pria yang Teristiadat Dicoba 2. Sebelum pakai kopiah, pastikan bulu dalam keadaan sangar Salah satu penyebab rambut mudah lepek saat memakai songkok ialah karena kondisi rambut yang masih basah atau lembek. Sebelum memakai peci atau penghabisan kepala lainnya, silam disarankan kondisi rambutmu harus benar-bermoral kersang. Ketika bulu yang masih basah atau lembap ditutupi dengan penutup kepala, maka polusi dan duli akan lebih mudah bersampingan di bulu sehingga kondisinya menjadi lepek dan tak jarang menimbulkan aroma tak eco. Jika kamu sedang terburu-uber, kamu bisa memperalat hair dryer bikin membantu menggesakan pengeringan rambut yang masih basah. 3. Tercocok bulu terlebih dahulu sebelum memakai songkok Meski nantinya rambut akan terpejam dengan kopiah, namun sebaiknya ia tidak melupakan kerjakan menyisirnya terlebih sangat. Atur rambut hingga terlihat rapi lalu kemudian kenakan peci dengan bersusila. Bulu yang tersisir rapi akan membuat bentuknya tetap terasuh meski mempekerjakan peci sehingga saat beliau mengeluarkan kopiah, rambutmu tidak akan terlihat berantakan. Baca juga 10 Cara Menebalkan Rambut Laki-laki untuk Rambut Tipis, Halus atau Menipis 4. Jaga kebersihan kopiah dengan rutin membersihkannya Mudah-mudahan rambut tidak mudah lepek sampai-sampai berbau tidak sedap sepanjang mempekerjakan peci, maka kamu perlu memeka kebersihan pecimu tersebut. Jangan biarkan bekasnya yang kering menempel lama di songkok. Buru-buru cuci songkok kemudian keringkan. Peci siap digunakan kembali takdirnya kondisinya sudah bersih dan kering sempurna. 5. Semprotkan hair mist di bulu dan bagian dalam peci Supaya rambut tetap terbantah rapi, pemimpin terasa afiat dan peci wangi, kamu bisa menyemprotkan sedikit hair mist. Selain aman untuk rambut dan kulit kepala, produk perawatan surai ini juga bisa dijadikan sebagai pewangi di bagian dalam peci. Harga hair mist ada majemuk, tentunya masih terjangkau sehingga kamu enggak mesti menyeluk kocek mendalam. 6. Sedia dry shampo bagi atasi rambut lepek setelah memakai peci internal sekilas Sedia dry shampo untuk atasi rambut lepek setelah mengaryakan peci dalam sejemang Foto 123RF Berbeda dengan shampo pada rata-rata, produk perlindungan rambut yang suatu ini lega umumnya berbentuk spray yang dikemas di dalam botol kangsa. Cara penggunaan dry shampo jauh kian praktis dibanding shampo sah, yakni cukup semprotkan ke bagian rambut yang terlihat lepek tanpa teristiadat dibilas. Sekadar hitungan detik saja, dia sudah bisa menyihir rambut lepekmu menjadi bagus kembali. 7. Taburkan bedak tepat di bagian rambut yang lepek Kaidah menuntaskan rambut lepek buncit yang boleh lanang coba yaitu menaburkan pupur saja di bagian yang terlihat lepek. Pupur nan digunakan bisa berupa bedak tabur orok atau khusus lakukan jasad. Seandainya kamu ingin mencoba mandu ini, pastikan kamu n kepunyaan cermin buat meneladan serta sisir. Pasalnya, kamu harus melakukannya di depan model dan setelah menaburkan bedak segeralah menyisir rambut hingga rona bedak melesap perlahan. Baca sekali lagi Rekomendasi Hair Powder buat Pria Agar Surai Lebih Rimbun Updated 2022 Setelah mendaras tujuh cara di atas, sekarang sudah tidak perlu takut rambut menjadi lepek setelah mempekerjakan songkok, kan? Selamat mempraktikan tujuh cara memintasi rambut lepek di atas, ya! Veni Talimbo
DI Indonesia, pria muslim umumnya akan memakai peci saat melaksanakan shalat. Peci juga sering digunakan dalam berbagai acara keagamaan maupun acara formal. Peci di berbagai negara memiliki berbagai bentuk dan jenisnya. Nah, kali ini kita akan membahas jenis peci di Indonesia. Jika kamu saat ini belum tahu jenis-jenis peci apa saja yang sering ditemui, berikut sepuluh jenis peci di Indonesia yang sering dipakai. 1 Peci Hitam Peci hitam polos Jenis peci di Indonesia pertama adalah peci hitam polos. Peci ini merupakan peci yang paling umum dipakai pria dengan desain polos sehingga cocok dipadukan dengan berbagai pakaian muslim. Peci yang sering disebut songkok ini juga kerap menjadi atribut utama yang dipakai oleh para kepala daerah atau tokoh politik di Tanah Air. 2 Peci Motif Bordir Peci motif bordir unsplash/Mufid Majnun Jenis peci di Indonesia kedua adalah peci motif bordir. Dengan berbagai macam hiasan yang terbuat dari benang bordir, peci ini menjadi terlihat menarik untuk dipakai. Biasanya hiasan di peci ini lebih dari satu warna. BACA JUGA Shalat tanpa Peci, Tidak Sempurna? 3 Peci Rajut Peci rajut Jenis peci di Indonesia ketiga adalah peci rajut. Peci jenis ini memiliki bentuk yang khas karena benang-benang rajutnya sebagai pembentuk keseluruhan peci. Peci ini mempunyai bentuk yang lebih fleksibel sehingga mudah untuk dibawah ke mana-mana karena bisa masuk ke dalam saku baju atau celana. 4 Peci Beanie Hat Peci beanie unsplash/Red Hat Factory Jenis peci di Indonesia keempat adalah beanie hat. Peci ini juga sering disebut kupluk karena dapat digunakan sebagai peci juga sekaligus bisa melindungi dari udara dingin. Peci jenis ini biasanya mempunyai bahan yang agak tebal, sehingga cocok dipakai saat cuaca dingin. 5 Peci Miki Hat Miki hat Jenis peci di Indonesia kelima adalah miki hat. Peci atau penutup kepala ini sekilas mirip snapback namun tanpa lidah. Peci ini juga sering dipakai sebagai peci dengan tampilan yang modern. Banyak anak-anak hijrah yang memilih peci jenis ini. 6 Peci Cap Peci cap Jenis peci di Indonesia keenam adalah peci cap. Peci ini mirip dengan miki hat namun ukurannya dapat diatur menyesuaikan ukuran kepala kita mirip seperti menggunakan topi biasa. Dari belakang terlihat seperti topi pada umumnya namun tanpa lidah. Salah satu ustadz yang mempopulerkan peci jenis ini adala Ustadz Abdul Somad atau biasa disebut dengan panggilan UAS. 7 Peci Pakol Peci pakol Jenis peci di Indonesia ketujuh adalah pakol. Peci Pakol merupakan peci khas negara Afganistan dan Pakistan. Peci ini ternyata sering dipakai oleh umat muslim di Indonesia. BACA JUGA Apa Hukum Laki-laki Shalat Tanpa Pakai Peci? 8 Peci Tubeteika Tubeteika flickr/Alan Cordova Jenis peci di Indonesia kedelapan adalah tubeteika. Peci ini merupakan peci khas negara Uzbekistan. Tubeteika mempunyai desain agak meruncing di bagian atasnya sehingga terlihat unik. 9 Peci Putih Peci putih pixabay/Konevi Jenis peci di Indonesia kesembilan adalah peci putih. Peci ini sering juga disebut peci haji karena cocok dipadukan dengan pakaian ihram yang serba putih. Di Indonesia, kebanyakan orang yang sudah berhaji cenderung akan memakai peci jenis ini. Meski tidak ada aturan yang mengharuskan, mungkin kebiasaan ini sudah menjadi budaya. 10 Peci Batik Peci batik Jenis peci di Indonesia kesepuluh adalah peci batik. Peci ini memadukan budaya khas Indonesia karena memberikan corak batik. Karena kita tahu, batik merupakan warisan leluhur Tanah Air yang sudah menjadi ikon dalam fashion. Itulah beberapa jenis peci di Indonesia yang sering kita lihat. Apapu jenis pecinya, yang terpenting adalah keitiqamahan dalam beribadah. Dan berusaha untuk selalu dalam ketaatan kepada Allah SWT. Jadi, kalau kamu, pakai peci jenis apa? [] SUMBER IDN TIMES
cara memakai peci yang benar