Paratokoh dalam drama boneka digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang. Jika bonekanya besar pemain dapat berada dalam boneka dan bermain sendiri tanpa dimainkan oleh dalang. Jenis Drama berdasarkan Naskah Berdasarkan ada atau tidaknya naskah yang digunakan drama dapat dibedakan menjadi drama tradisional dan drama modern. 1.
Berikutbeberapa contohnya dalam kalimat. Ia adalah seorang yang piawai dalam melakonkan drama di atas pentas. (pandai) Mari kita lestarikan budaya Indonesia yang beragam. (hasil pikir masyarakat) Adik bisa mengemudikan sepeda motor secara otodidak. (belajar sendiri) Bapak itu adalah mantan narapidana di Lapas Tanjung Gusta. (orang yang dipenjara)
Menurutetimologi, istilah drama berangkat dari bahasa Yunani yaitu "draomai", yang mana memiliki arti sebagai yang berbuat, berlaku, bertindak, dan beraksi. Berdasarkan sejarah kata tersebut, teks drama dapat dipahami sebagai suatu perbuatan atau tindakan yang ditulis dan selanjutnya digunakan dalam pementasan di sebuah panggung.
Dalampengertiannya yang paling umum drama adalah setiap karya yang dibuat untuk dipentaskan di atas panggung oleh para aktor yang menggambarkan kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan dengan gerak dan laku. Sementara teater adalah sebuah istilah lain untuk "drama" dalam pengertian yang lebih luas, termasuk pentas, penonton, dan
B Istilah dalam Drama. 1. Sandiwara. Istilah sandiwara diciptakan oleh Mangkunegara VII, berasal dari kata bahasa Jawa sandhi yang berarti 'rahasia', dan warah yang berarti 'pengajaran'. Oleh Ki Hajar Dewantara, istilah sandiwara sebagai pengajaran yang dilakukan dengan perlambang, secara tidak langsung. 2.
berikut ini merupakan tahap awal proses perancangan kerajinan kecuali. *. Babak Tiap-tiap babak ditandai oleh tiap-tiap dekorasi *. Adegan Tiap-tiap babak terdiri dari beberapa adegandan tiap-tiap adegan tidak disertai oleh perubahan dekorasi *. Prolog Kata pendahuluan yang membuka babak pertama dan memberikan pandangan tentang para pelaku dalam drama serta konflik yang mereka alami *. Dialog Percakapan antara beberapa orang pelaku *. Monolog Percakapan seorang pelaku dengan dirinya sendiri atau penonton *. Epilog Kata penutup drama yang berisi kesimpulan atau amanat *. Mimik Gerak-Gerik atau isyaratsesuai peran yang dibawakan *. Kramagung petunjuk laku *. Reira Nyanyian bersama berisi kesimpulan dari babak yang ditampilkan *. Properti Barang-barang atau perlengkapan tata panggung pementasan drama *. Tata cahaya Penataan cahaya atau lampu untuklebih menghidupkan latar panggung *. Tata Rias Perhiasan wajah pemain sesuai perannya masing-masing *. Pemain Orang yang memainkan pementasan petunjuk atau drama *. Blocking posisi tokoh di atas panggung/pentas *. Konflik ketegangan di dalam cerita rekaan atau drama; pertentangan antara dua kekuatan. *. Protagonis tokoh utama pendukung cerita *. Antagonis tokoh penentang cerita *. Tritagonis tokohpembantu memecahkan masalah/ tokoh penengah *. Tata Panggung keadaan panggung yang dibutuhkan untuk pementasan drama. *. Penata Panggung orang yang mengatur keadaan panggung yang dibutuhkan untuk pementasan drama. *. Tata Busana pengaturan pakaian pemain, baik bahan, model, maupun cara mengenakannya. *. Penata Busana orang yang mengatur pakaian pemain, baik bahan, model, maupun cara mengenakannya . *. Penata Rias orang yang mengatur riasan/make up wajah pemain. *. Tata Lampu pengaturan cahaya di panggung *. Penata Lampu orang yang mengatur cahayadi panggung *. Tata Suara pengaturan pengeras suara serta musik pengiring *. Penata Suara orang yang mengatur pengeras suara serta musik pengiring Tag istilah dalam drama, pengertian drama, macam macam istilah dalam drama
Istilah Dalam Drama Babak dan Istilah yang Memiliki Kedekatan Makna Dengan Drama Berikut adalah penjelasan tentang istilah-istilah yang berhubungan, berkaitan,bermakna sama dengan drama yang semoga dpat menjadi referensi yang berguna untuk sahabat pendidikan sekalian dan semoga pula dapat menjadi pelajaran berharga untuk kita semua dan bernilai ibadah di sisi Allah SWt aammiinn.., berikut ulasannya Istilah yang memiliki kedekatan makna dengan drama 1. Sandiwara. Istilah ini diciptakan oleh Mangkunegara VII, berasal dari kata bahasa Jawa sandhi ang berarti rahasia, dan warah yang berarti pengajaran. Oleh Ki Hajar Dewantara, istilah sandiwara diartikan sebagai pengajaran yang dilakukan dengan perlambang, secara tidak langsung. 2. Lakon. Istilah ini memiliki beberapa kemungkinan arti, yaitu a. cerita yang dimainkan dalam drama, wayang, atau film b. karangan yang berupa cerita sandiwara, dan c perbuatan, kejadian, peristiwa. 3. Tonil. Istilah ini berasalh dari bahasa Belanda toneel, yang artinya pertunjukan. Istilah ini populer pada masa penjajahan Belanda. 4. Teater. Istilah ini berasal dari kata Yunani theatron, yang arti sebenarnya adalah dengan takjub memandang, melihat. Pengertian dari teater adalah a gedung pertunjukan, b suatu bentuk pengucapan seni yang penyampaiannya dilakukan dengan dipertunjukkan di depan umum. 5. Pentas. Pengertian sebenarnya adalah lantai yang agak tinggi, panggung, tempat pertunjukan, podium, mimbar, tribun. 6. Sendratari. Kepanjangan akronim ini adalah seni drama dan tari, artinya pertunjukan serangkaian tari-tarian yang dilakukan oleh sekelompok orang penari dan mengisahkan suatu cerita dengan tanpa menggunakan percakapan. 7. Opera. Artinya drama musik, drama yang menonjolkan nyanyian dan musik. 8. Operet. Opera kecil, singkat, dan pendek. 9. Tablo. Yaitu drama yang menampilkan kisa dengan sikap dan posisi pemain, dibantu oleh pencerita. Pemain-pemain tablo tidak berdialog. Istilah Dalam Drama Babak dan Istilah yang memiliki kedekatan makna Dengan Drama Istilah-Istilah Dalam Drama Babak Dalam satu lakon drama mungkin saja terdiri dari satu, dua atau tiga babak bahkan mungkin lebih. Batas antara babak satu dengan babak selanjutnya ditandai dengan turunnya layer atau matinya penerangan lampu pementasan. Bila lampu dinyalakan kembali atau layer diangkat kembali biasanya ada perubahan penataan panggung yang menggambarkan setting yang berbeda. 1. Adegan. Adegan adalah bagian dari babak. Sebuah adegan hanya bagian dari rabgkaian suasana dalam babak. 2. Prolog. Prolog adalah kata pendahuluan dalam lakon drama. Prolog biasanya berisi tentang perkenalan tokoh-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dan juga synopsis lakon. 3. Epilog Epilog adalah kata penutup yang mengakhiri pementasan. Isinya kadang berupa kesimpulan atau ajaran yang bisa diambil dari tontonan drama yang telah disajikan. 4. Dialog Dialog adalah percakapan para pemain. Dialog memegang peranan penting karena menjadi pengarah lakon drama. Agar dialog tidak membosankan maka pengucapannya harus disertai penjiwaan secara emosional, selain itu pelafalannnya harus jelas dan cukup keras. 5. Monolog Monolog adalah percakapan seorang pemain dengan dirinya sendiri. 6. Mimik Mimik adalah ekspresi gerak-gerik wajah untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. 7. Pantomim Pantomim adalah ekspresi gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. 8. Pantomimik Pantomimik adalah perpaduan ekspresi gerak-gerik wajah dan gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. 9. Gestur Gestur adalah gerak-gerak besar, yaitu gerakan tangan kaki, kepala, dan tubuh pada umumnya yang dilakukan pemain. 10. Bloking Bloking adalah aturan berpindah tempat dari tempat yang satu ke tempat yang lain agar penampilan pemain tidak menjemukan. 11. Gait Gait berbeda dengan bloking karena diartikan tanda-tanda khusus pada cara berjalan dan cara bergerak pemain. Akting adalah gerakan-gerakan yang dilakukan pemain sebagai wujud penghayatan peran yang dimainkan. 13. Aktor Aktor adalah orang yang melakukan acting yaitu pemain drama. Untuk actor wanita disebut sebagai aktris. 14. Improvisasi Improvisasi adalah gerakan-gerakan atau ucapan-ucapan penyeimbang untuk lebih menghidupkan peran. 15. Ilustrasi Ilustrasi adalah iringan bunyi-bunyian untuk memperkuat suasana yang sedang digambarkan. Istilah ilustrasi juga bias disebut musik pengiring. 16. Kontemporer Kontemporer adalah lakon atau naskah serba bebas yang tidak terikat aturan. Kostum Kostum adalah pakaian para pemain yang dikenakan pada saat memerankan tokoh cerita di panggung. 17. Sekenario Skenario adalah susunan garis-garis besar lakon drama yang akan diperagakan para pemain. 18. Panggung Panggung adalah tempat para actor memainkan drama. 19. Layar Layar adalah kain penutup panggung bagian depan yang dapat dibuka dan ditutup sesuai dengan kebutuhan. Penonton Penonton adalah semua orang yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan drama. 20. Sutradara Sutradara adalah orang yang memimpin dan paling bertanggung jawab dalam pementasan drama. Demikianlah penjelasan di atas dan sakses selalu menyertai KEMENDIKBUD
Hallo Sobat RT! Siapa yang suka nonton drama? Pasti banyak yang suka ya! Tapi apakah Sobat RT tahu istilah-istilah yang sering digunakan dalam drama? Di artikel kali ini, kita akan bahas tentang istilah dalam drama. Yuk, simak artikelnya sampai selesai!Mungkin Sobat RT sering mendengar istilah "cinta segitiga" dalam drama. Istilah ini mengacu pada ketika ada tiga karakter yang saling tertarik satu sama lain. Biasanya, dalam cinta segitiga, ada satu karakter yang harus memilih antara dua karakter lainnya. Pernah nonton drama dengan tema cinta segitiga?2 Karakter UtamaDalam drama, biasanya ada dua karakter utama yang menjadi pusat cerita. Kedua karakter ini biasanya memiliki chemistry yang kuat, meskipun pada awalnya mereka tidak menyukai satu sama lain. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mulai merasakan perasaan yang lebih dari sekadar teman. Karakter utama ini menjadi penentu utama sukses tidaknya sebuah TwistPlot twist adalah salah satu istilah dalam drama yang mengacu pada perubahan tak terduga dalam alur cerita. Plot twist ini biasanya terjadi di tengah-tengah atau akhir cerita dan membuat penonton terkejut. Plot twist yang baik bisa membuat drama menjadi lebih menarik dan tak adalah istilah dalam drama yang mengacu pada adegan yang menunjukkan kejadian di masa lalu. Biasanya, flashback digunakan untuk memberikan penjelasan tentang karakter atau alur cerita. Flashback juga bisa digunakan untuk mengungkapkan rahasia yang sebelumnya tidak diketahui oleh adalah karakter dalam drama yang menjadi lawan dari karakter utama. Antagonis biasanya memiliki tujuan yang berbeda dengan karakter utama dan seringkali melakukan hal yang jahat untuk mencapai tujuannya. Antagonis bisa menjadi karakter yang sangat membenci atau bahkan disukai oleh adalah karakter dalam drama yang membantu karakter utama dalam mencapai tujuannya. Sidekick bisa menjadi karakter yang lucu atau serius, tergantung pada jenis drama yang ditonton. Sidekick juga bisa menjadi karakter yang memiliki hubungan dekat dengan karakter LoveUnrequited love adalah istilah dalam drama yang mengacu pada perasaan cinta yang tidak terbalas. Biasanya, unrequited love terjadi ketika satu karakter mencintai karakter lain, tetapi karakter yang dicintai tidak merespons perasaan tersebut. Unrequited love bisa menjadi salah satu tema utama dalam TriangleLove triangle adalah istilah dalam drama yang mengacu pada ketika ada tiga karakter yang saling tertarik satu sama lain. Biasanya, dalam love triangle, ada satu karakter yang harus memilih antara dua karakter lainnya. Love triangle bisa menjadi salah satu tema utama dalam PersahabatanKisah persahabatan adalah tema utama dalam drama yang mengacu pada hubungan antara dua atau lebih karakter yang saling mendukung dan melindungi satu sama lain. Kisah persahabatan bisa menjadi sangat emosional dan bisa membuat penonton KeluargaKisah keluarga adalah tema utama dalam drama yang mengacu pada hubungan antara anggota keluarga. Kisah keluarga bisa menjadi sangat emosional dan bisa membuat penonton terharu. Kisah keluarga biasanya melibatkan konflik antara anggota keluarga atau kejadian tak terduga yang mengubah dinamika PerjuanganKisah perjuangan adalah tema utama dalam drama yang mengacu pada karakter yang berjuang untuk mencapai tujuannya. Kisah perjuangan bisa menjadi sangat inspiratif dan bisa membuat penonton terinspirasi untuk mengikuti impian mereka FateTwisted fate adalah istilah dalam drama yang mengacu pada nasib yang tak terduga atau ironis. Twisted fate bisa membuat penonton terkejut dan bisa mengubah alur cerita secara Bertepuk Sebelah TanganCinta bertepuk sebelah tangan adalah istilah dalam drama yang mengacu pada perasaan cinta yang tidak terbalas. Biasanya, cinta bertepuk sebelah tangan terjadi ketika satu karakter mencintai karakter lain, tetapi karakter yang dicintai tidak merespons perasaan tersebut. Cinta bertepuk sebelah tangan bisa menjadi tema utama dalam at First SightLove at first sight adalah istilah dalam drama yang mengacu pada perasaan cinta yang muncul pada pandangan pertama. Biasanya, love at first sight terjadi ketika karakter utama melihat karakter yang akan menjadi pasangannya untuk pertama kalinya. Love at first sight bisa menjadi tema romantis dalam adalah istilah dalam drama yang mengacu pada pengkhianatan antara karakter. Betrayal bisa menjadi sangat emosional dan bisa membuat penonton terkejut. Betrayal biasanya terjadi ketika karakter yang sebelumnya saling percaya dan memiliki hubungan yang dekat tiba-tiba mengkhianati satu sama Tanpa HarapanCinta tanpa harapan adalah istilah dalam drama yang mengacu pada perasaan cinta yang tidak dapat terwujud. Biasanya, cinta tanpa harapan terjadi ketika karakter utama mencintai karakter lain yang sudah memiliki pasangan atau ketika karakter utama sadar bahwa perasaannya tidak akan pernah terbalas. Cinta tanpa harapan bisa menjadi tema romantis atau tragis dalam ComedyRomantic comedy adalah genre drama yang menggabungkan unsur-unsur komedi dan romantis. Romantic comedy biasanya mengikuti kisah cinta antara dua karakter yang memiliki chemistry yang kuat tetapi seringkali bertengkar. Romantic comedy bisa menjadi genre yang menyenangkan dan menghibur untuk adalah singkatan dari drama Korea. Drakor menjadi sangat populer di Indonesia dan memiliki penggemar yang sangat banyak. Drakor biasanya mengikuti kisah cinta antara dua karakter yang memiliki chemistry yang kuat, meskipun terkadang juga mengangkat tema lain seperti persahabatan atau keluarga. Drakor juga terkenal dengan soundtrack yang indah dan fashion yang adalah istilah dalam drama yang mengacu pada karakter yang ingin membalas dendam terhadap orang atau organisasi yang telah melukai mereka. Revenge bisa menjadi tema yang sangat emosional dan bisa membuat penonton terpukul. Revenge biasanya melibatkan konflik dan aksi yang adalah genre drama yang mengacu pada cerita yang penuh dengan misteri dan teka-teki. Mystery biasanya melibatkan karakter yang mencoba mengungkapkan misteri atau kejahatan yang terjadi di sekitar mereka. Mystery bisa menjadi genre yang sangat menarik dan menghibur untuk DramaMedical drama adalah genre drama yang menggambarkan kehidupan di rumah sakit atau dunia medis. Medical drama biasanya mengikuti kisah para dokter dan perawat yang berjuang untuk menyelamatkan nyawa pasien mereka. Medical drama juga biasanya melibatkan konflik antara para dokter dan perawat atau dengan pasien DramaCrime drama adalah genre drama yang menggambarkan kehidupan di dunia kejahatan. Crime drama biasanya mengikuti kisah detektif atau polisi yang berjuang untuk menyelesaikan kasus kriminal. Crime drama juga biasanya melibatkan konflik antara karakter dan penjah
- Secara bahasa, drama berasal dari bahasa Yunani "dram" atau "draomai" yang artinya adalah bergerak. Kata yang berdekatan dengannya adalah "drau" yang maknanya melakukan sesuatu atau beraksi action. Penggunaan kata "drau" ini masih sering dipakai ketika aktor atau aktris akan melakukan drama, sutradara biasanya memberi aba-aba Action!Filsuf kuno Yunani, Aristoteles menyatakan drama adalah representasi dari suatu perbuatan a representation of an action. Dalam drama, harus ada lakon atau pementasan a play yang mengisahkan suatu cerita dengan simbol atau sandi tertentu. Semakin menarik konflik cerita dan alur yang tak tertebak, drama yang dipentaskan kian disukai penonton. Cerita yang mudah ditebak umumnya kurang menarik dan jarang disukai itu, dari segi istilah, ada sejumlah rumusan pengertian drama yang disampaikan oleh para ahli bidang ini. Misalnya, Hasanuddin WS dalam Drama Karya dalam Dua Dimensi 2009 2 menjelaskan bahwa pengertian drama adalah cerita atau tiruan perilaku manusia yang dipentaskan. Dalam rumusan pengertian di atas, aspek drama sebagai seni pertunjukan lebih dominan daripada sastra. Namun, Hasanuddin menekankan bahwa sebaiknya drama dipandang punya 2 dimensi karakteristik yaitu sastra sekaligus seni Wiyanto lewat buku Terampil Bermain Drama 201231-32 menerangkan, bahwa dalam pemaknaan yang sempit, pengertian drama adalah kisah hidup manusia di masyarakat yang lantas diproyeksikan ke atas panggung dipentaskan. Selain itu, drama juga dapat dianggap sebagai karya sastra yang fleksibel, dan memiliki keunikan naskah drama belum dipentaskan, ia termasuk bagian dari karya kesusasteraan. Namun, saat dipentaskan di panggung, ia menjadi bagian dari seni pertunjukan performing arts. Lebih lanjut lagi, pertunjukan drama pun menjadi cabang seni tersendiri, yaitu seni drama. Pementasan drama merupakan pertunjukan seni yang kompleks. Sebab, ia menggabungkan pelbagai cabang seni menjadi satu, yaitu seni sastra naskah drama, seni musik musik pengiring, seni peran dan terkadang juga seni tari. Karena itu, gedung pertunjukan drama merupakan area berkumpulnya para seniman, mulai dari sastrawan, aktor, komponis, hingga pelukis. Para seniman tersebut bahu-membahu mengkreasikan seni drama yang dapat dinikmati estetikanya oleh Saja Struktur Drama? Struktur drama adalah unsur-unsur pembentuk karya lakon tersebut. Struktur ini merupakan suatu kesatuan dari bagian-bagian yang utuh. Apabila salah satu bagian berubah atau dihilangkan, unsur struktur lainnya juga harus berubah. Berikut ini penjelasan terkait struktur drama, sebagaimana dikutip dari buku Prosa Fiksi dan Drama 2021 yang ditulis Nanda Saputra, dkk. 1. BabakBabak dalam drama adalah suatu kisah kecil yang menggambarkan suatu kejadian tertentu. Cerita dalam drama biasanya mengandung beberapa babak yang saling berkaitan satu sama lain. Dalam karya prosa, ada istilah episode atau bab tertentu sebagai pembagian cerita. Babak adalah istilah potongan-potongan cerita dalam karya drama. 2. AdeganUnsur yang lebih kecil dari babak adalah adegan. Dalam suatu babak, terdapat sejumlah adegan yang harus diperankan tokoh aktor atau aktris. Adegan dalam drama ditentukan dari bagian babak dalam cerita. Apabila kisah kejadiannya berubah, maka adegannya akan bergeser ke adegan selanjutnya. Contohnya, dalam suatu adegan, suatu tokoh berdialog dengan tokoh lain. Adegan ini tuntas. Cerita akan memasuki babak selanjutnya ketika ada tokoh lain yang datang bergabung. 3. DialogDialog adalah percakapan antartokoh dalam drama. Terdapat dua unsur dialog yang harus terpenuhi dalam drama, yaitu unsur pendukung gerak dan unsur penajaman realitas. Pertama, dialog dalam drama harus mendukung gerak dan adegan tokoh dalam cerita tersebut. Kedua, unsur penajaman realitas artinya dialog yang dilakukan di suatu pentas harus lebih tajam dan tertib sesuai dengan jalan cerita, serta tidak seperti dialog sehari-hari. Dialog dalam drama juga memiliki struktur tersendiri, yaitu orientasi, komplikasi, klimaks, dan resolusi, sebagaimana dikutip dari Unsur Intrinsik Drama 2020 yang ditulis Sutji Harijanti. 4. PrologBagian pembuka drama dikenal dengan istilah prolog. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua naskah drama memiliki prolog. Jikapun ada, umumnya prolog berisi kata-kata pembuka, pengantar, atau latar belakang cerita. Dalam drama tradisional, prolog disampaikan oleh dalang atau tokoh-tokoh tertentu. 5. EpilogEpilog adalah bagian penutup drama. Biasanya, ia adalah kesimpulan atau pesan yang diperoleh dari cerita drama. Kendati kurang disukai penonton, epilog lazimnya tetap hadir untuk memberikan simpulan akhir terkait nilai drama tersebut. - Pendidikan Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Addi M Idhom
Istilah-istilah dalam drama Drama berasal dari bahasa Yunani, yaitu dramoi yang berarti berbuat, bertindak, dan sebagainya. Pengertian drama dalam arti luas adalah semua bentuk tontonan atau pertunjukkan yang mengandung cerita yang ditontonkan atau dipertunjukkan di depan khalayak umum. Sedangkan pengertian drama dalam arti sempit ialah sebuah kisah hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan di atas panggung. Pementasan drama dikenal juga dengan istilah teater. dan sebuah produksi pementasan drama bisa berangkat dari sebuah naskah dikategorikan juga sebagai bentuk Drama Modern ataupun tanpa naskah hanya dengan bentuk improvisasi atau menggunakan plot saja dikategorikan sebagai Drama Tradisional. Babak Babak, merupakan bagian dari lakon drama. Dalam satu lakon drama mungkin saja terdiri dari satu, dua atau tiga babak bahkan mungkin lebih. Batas antara babak satu dengan babak selanjutnya ditandai dengan turunnya layer atau matinya penerangan lampu pementasan. Bila lampu dinyalakan kembali atau layer diangkat kembali biasanya ada perubahan penataan panggung yang menggambarkan setting yang berbeda. Adegan Adegan adalah bagian dari babak. Sebuah adegan hanya bagian dari rabgkaian suasana dalam babak. Prolog Prolog adalah kata pendahuluan dalam lakon drama. Prolog biasanya berisi tentang perkenalan tokoh-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dan juga synopsis lakon Epilog Epilog adalah kata penutup yang mengakhiri pementasan. Isinya kadang berupa kesimpulan atau ajaran yang bisa diambil dari tontonan drama yang telah disajikan. Dialog Dialog adalah percakapan para pemain. Dialog memegang peranan penting karena menjadi pengarah lakon drama. Agar dialog tidak membosankan maka pengucapannya harus disertai penjiwaan secara emosional, selain itu pelafalannnya harus jelas dan cukup keras. Monolog Monolog adalah percakapan seorang pemain dengan dirinya sendiri. Mimik Mimik adalah ekspresi gerak-gerik wajah untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. Pantomim Pantomime adalah ekspresi gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. Pantomimik Pantomimik adalah perpaduan ekspresi gerak-gerik wajah dan gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. Gestur Gestur adalah gerak-gerak besar, yaitu gerakan tangan kaki, kepala, dan tubuh pada umumnya yang dilakukan pemain. Bloking Bloking adalah aturan berpindah tempat dari tempat yang satu ke tempat yang lain agar penampilan pemain tidak menjemukan. Gait Gait berbeda dengan bloking karena diartikan tanda-tanda khusus pada cara berjalan dan cara bergerak pemain. Akting Akting adalah gerakan-gerakan yang dilakukan pemain sebagai wujud penghayatan peran yang dimainkan. Aktor Aktor adalah orang yang melakukan acting yaitu pemain drama. Untuk actor wanita disebut sebagai aktris. Improvisasi Improvisasi adalah gerakan-gerakan atau ucapan-ucapan penyeimbang untuk lebih menghidupkan peran. Musik Ilustrasi Ilustrasi adalah iringan bunyi-bunyian untuk memperkuat suasana yang sedang digambarkan. Istilah ilustrasi juga bias disebut musik pengiring. Kontemporer Kontemporer adalah lakon atau naskah serba bebas yang tidak terikat aturan. Kostum Kostum adalah pakaian para pemain yang dikenakan pada saat memerankan tokoh cerita di panggung. Skenario Skenario adalah susunan garis-garis besar lakon drama yang akan diperagakan para pemain. Panggung Panggung adalah tempat para aktor memainkan drama. Tirai Tirai adalah kain penutup panggung bagian depan yang dapat dibuka dan ditutup sesuai dengan kebutuhan. Penonton Penonton adalah semua orang yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan drama. Sutradara Sutradara adalah orang yang memimpin dan paling bertanggung jawab dalam pementasan drama. Naskah Naskah adalah karangan yang berisi cerita atau lakon. Dalam naskah tersebut termuat nama-nama dan lakon tokoh dalam cerita, dialog yang diucapkan para tokoh dan keadaan panggung yang diperlukan. Bahkan kadang-kadang juga dilengkapi penjelasan tentang tata busana, tata lampu dan tata suara musik pengiring Tata Rias Fungsi tata rias adalah menggambarkan tokoh yang dituntut misalnya seorang pemain memerankan tokoh kakek maka wajah dan rambutnya dibuat tampak tua. Rias memiliki fungsi pokok, misalnya mengubah seorang gadis belia menjadi nenek tua atau seorang pria memerankan seorang wanita. Rias memiliki fungsi bantuan, misalnya seorang gadis muda memang memerankan gadis muda. Tata Busana/kostum penataan kebutuhan kostum semua pemain. Penata rias dan penata busana harus bekerjasama saling memahami, saling menyesuaikan, penata rias dan penata busana harus mampu menafsirkan dan mementaskan rias dan pakaian yang terdapat dalam naskah cerita, misal tokoh nenek melarat, maka pakaian yang dikenakan tidak menggunakan pakaian yang bagus dan mahal, karena kesalahan dalam busana dapat juga mengganggu jalannya cerita. Tata Lampu Pengaturan cahaya di panggung dibutuhkan untuk mendukung jalan cerita yang menerangkan tempat dan waktu kejadian pada sebuah cerita, untuk menggambarkan kejadian pada malam hari atau siang hari, menggambar kejadian misal di tempat romantis. Tata Suara penataan kebutuhanMusik dalam pertunjukan drama untuk mendukung suasana, misal penggambaran kesedihan, ketakutan, kemarahan dan lain-lain misal penggambaran cerita kesedihan seorang anak, kalau diiringi musik yang sesuai, tentu kesedihan ini akan lebih terasa diiringi musik berirama lembut, alat musik yang digunakan hanya seruling yang mendayu-dayu, ketika adegan kemarahan diiringi musik berirama cepat dan keras, penata musik berirama cepat lagu yang sudah ada ataupun menciptakan lagu sendiri, penata suara harus memiliki kreativitas yang tinggi. Dekorasi penataan setting panggung pertunjukan yang berfungsi memperjelas seting /latar dan konsep pertunjukan drama. Set dekor realistik menggunakan unsur-unsur dengan kerupaan yang sebenarnya. Dengan set ini diharapkan penonton seperti menyaksikan alam sesungguhnya. Set dekor sugestif mempergunakan beberapa unsur saja yang menjadi ciri khas suatu keadaan ruang atau alam tertentu. Contoh hutan digambarkan dengan dua bentuk pohon sederhana berakar gantung. Set dekor stilasi set dekor yang bentuk unsur-unsurnya digayakan dari bentuk aslinya. Bentuknya bisa tidak alamiah. Ukurannya bisa jadi tidak rasional. Set dekor abstrak tidak menampilkan unsur-unsur yang berbentuk realistis naturalis, tetapi berbentuk benda sederhana tidak lengkap. Penonton dituntun untuk menerka-nerka secara terarah. Aepitasio bagian awal, masalah semakin rumit. Catastasis puncak ketegangan/klimaks. Catastrophe akhir/penyelesaian. Protoasis bagian permulaan suatu drama dengan pelukisan peran dan motif laku. Premis intisari cerita sebagai landasan ideal dalam menentukan arah dan tujuan cerita. Tragedi drama yang bercerita tentang kesedihan. Komedi drama yang bercerita tentang komedi yang penuh dengan kelucuan. Tragekomedi perpaduan antara kisah drama tragedi dan komedi. Opera drama yang dialognya dengan cara dinyanyikan dan diiringi musik. Melodrama drama yang dialognya diucapkan dan dengan diiringi musik. Farce drama yang menyerupai dagelan, namun tidak sepenuhnya drama tersebut dagelan. Tablo jenis drama yang lebih mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan suatu dialog, namun dengan melakukan berbagai gerakan. Sendratari gabungan antara seni drama serta seni tari Tema merupakan ide pokok atau sebuah gagasan utama dalam cerita drama. Alur yaitu jalan cerita dari pertunjukkan drama dimulai pada babak pertama sampai babak terakhir. Protagonis adalah tokoh yang berwatak baik. Antagonis merupakan tokoh yang berwatak jahat. Latar adalah gambaran tempat, waktu, serta situasi yang terjadi dalam kisah drama yang berlangsung serta yang berhubungan dengan kehidupan para tokoh dalam cerita. Amanat drama merupakan pesan yang disampaikan dari pengarang cerita drama tersebut kepada penonton. Amanat drama dapat disampaikan dengan melalui peran para tokoh drama tersebut. Unsur instrinsik ialah unsur yang membangun suatu drama. Dapat dikatakan, unsur ini ialah komponen yang terdapat di dalam suatu drama. Bagan- bagian yang membangun suatu drama. Judul merupakan nama suatu drama, atau hal apapun. Dalam karya seni, judul memiliki peranan penting yang dapat menunjukkan isi cerita secara singkat. Selain itu, dengan melihat judul, kita akan mengetahui beberapa hal atau jalan cerita dari suatu drama Tema merupakan keseluruhan dari cerita yang dibuat tema adalah ide pokok yang menjadi dasar atau pokok utama dari drama. Dapat dikatakan tema sebagai “akar” pada suatu drama. Dengan bertolakkan dari tema, unsur-unsur instrinsik drama dikembangkan dan dikarang sedemikian rupa mengikuti tema yang telah ditentukan, seperti alur, pertokohan, latar, gaya bahasa, judul, dan lainya. Plot atau Alur disebut juga sebagai jalan cerita yang disusun sedemikian rupa dari tahapan-tahaapan peristiwa sehingga membentuk rangkaian cerita Komplikasi tahap peningkatan konflik, semaki banyak insiden-insiden terjadi. Beberapa konflik pendukung akan terjadi untuk menguatkan konflik utama pada alur cerita. Klimaks merupakan tahapan puncak dari konflik yang ada. Ditahapan ini merupakan tahap puncak dari ketegangan yang terjadi mulai dari awal cerita. Resolusi merupakan tahap yang menujukan jalan keluar dari setiap konflik yang ada. Teka teki pada setiap konflik yang terjadi pada awal- awal cerita akan terungkap pada tahap ini. Sering kali, perwatakan yang aseli dari setiap tokoh akan muncul di tahapan ini Konflik merupakan masalah, pertikaian, pertentangan yang terjadi pada suatu drama Unsur ekstrinsik Merupakan unsur yang datang dari luar namun mempengaruhi sebuah cerita yang disajikan. Artinya, unsur-unsur ekstrinsik tidak terlibat pada jalannya certa, namun keberadaan unsur ini sangat mempengaruhi perkembangan sebuah cerita
istilah istilah dalam drama dan pengertiannya